Ahlan wa sahlan di Kampoeng Merenung, Mari merenung dan merenung, Menulis buku catatan hidup yang terlewati, Menghayati, menghitung, dan mengoreksi diri, bertanya pada naluri, Menghitung hari, saat perjumpaan dengan sang pemutus kenikmatan duniawi,. mari berusaha merenungi diri.. "siapa aku" seklumit jawaban tentang itu ........ TERNYATA... *Hanya DIA (Alloh is My GOD) yang tahu tentang SIAPA Aku, Bahkan...seluruh Makhluk yang ada di dunia ini pun tak mampu menggambarkan dengan jelas dan jujur Tentang Aku, Diri ini dan Saya sebenarnya. Kerena, bukan begitu kah LISAN? selalu penuh dengan dusta dan rekayasa, tapi Subhanalloh pasti ada diantara asingnya kejujuran masih ada yg benar2 INDAH lisannya dalam bingkai kejujuran.KEFANAAN inilah gambaranku tentang AKU, Aku yang masih perlu dan butuh untuk belajar dan berusaha menjadi hamba yang baik dan taat mengabdi bagi ALLOH Sang Pemilik Dunia dan Raga. Karena AKU SADAR...disetiap perjalanan dalam hidupku yang telah berlalu tak seputih kapas...noda dan coretan2 dosa, telah menghiasi disetiap lembar kehidupanku. Segala puji bagiNYA yang tak bosan untuk menegurku dan tak sedikit pula kebahagian, kenikmatan hidup yang sudah aku rasakan diantaranya ANUGERAH HIDAYAH yang telah hadir dalam hidupku. Semoga Alloh memberikan keistiqomahan dan meneguhkan pendirian pada Dienku untuk meraih surga harapanku,"Sebuah obsesi besar dlm hidupku yg tak mudah untuk diraih, pengorbanan adalah sebuah kewajaran jika berharap akan Jannah atas Ridlonya * menukil tulisan seorang kawan
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||
walimahan lagiAhad siang, Allah masih memberikan kesempatan untuk saya dan istri memenuhi sebuah undangan walimatul ‘ursy yang di adakan oleh salah seorang ikhwan di Semarang. Acara yang di adakan mulai pukul 11.00 itu berlangsung sangat meriah.... more
|
"Balapan""Balapan” dalam bahasa jawa, sedang dalam perspektif keseharian kita mengenalnya dengan adu cepat.kemarin, ba’da subuh saat masih umun-umun, mentari pun masih malu-malu menampakkan wajahnya, saat kaki mulai melangkah menuju tempat “ngetem”... more
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||


